0 Banuayu Cerpen Kamil Dayasawa Banuayu jurnal metafora Kamil Dayasawa “Aku tidak bisa, aku harus kembali ke rumah.” “Tidak apa-apa. Aku akan menanti dengan tabah.” Banuayu menyusuri jal... Read More Share Twitter Facebook Google+
0 Esai Kamil Dayasawa Kompas Martin Aleida Nurlan Daulay Sebuah Kenangan yang Menyakitkan jurnal metafora Kamil Dayasawa *) (Catatan terhadap cerpen: " Surat Nurlan Daulay Kepada Junjungan Jiwanya " karya Martin Aleida, Komp... Read More Share Twitter Facebook Google+
0 Cerpen Genturu Kamil Dayasawa Api Genturu jurnal metafora Kamil Dayasawa *) Kudengar ia telah melupakan namanya. Nama teman-teman serta orang yang pernah dikenalnya. Semuanya. Kehidupan baru t... Read More Share Twitter Facebook Google+
0 Kamil Dayasawa Ulasan Momen Puitik jurnal metafora Bila ada gelas bening bermotif bunga jatuh ke lantai, pecah berkeping-keping menyisakan suara denting, momen puitik berada di sana—ketika ... Read More Share Twitter Facebook Google+
0 Kamil Dayasawa Ulasan Lelaki di Tangan Wanita jurnal metafora (Sebuah catatan dari Novel “The Kreutzer Sonata” Karya Leo Tolstoy) Merupakan sesuatu yang membingungkan ketika ditanyakan siapakah be... Read More Share Twitter Facebook Google+
0 Kamil Dayasawa Ulasan Ketika Harimau Menerkam Jiwa-Jiwa Manusia jurnal metafora (Sebuah catatan dari Novel ‘Harimau! Harimau!’ karya Mochtar Lubis) Bisa dibayangkan, keganasan seekor harimau hutan yang kelaparan be... Read More Share Twitter Facebook Google+